Acara
Oprah Winfrey sering memberikan inspirasi walaupun kadang topiknya sangat amerika sekali karena dia bersemangat untuk membuat orang amerika
aware terhadap masalah di sekitar mereka.
Beberapa waktu lalu saya kebetulan menonton
Oprah sewaktu mengundang Bill Cosby. Waktu isu yang diangkat adalah peran orang tua dalam mengawasi perkembangan anak-anak mereka terutama untuk orang tua berkulit hitam. Bill Cosby mengeluarkan statement yang keras sekali karena dia merasa bahwa kondisi kaum muda afro amerika sudah sangat parah kondisinya terutama yang berhubungan dengan kejahatan dan narkoba.
Saya pikir tips dari buku Bill Cosby yang berjudul COME ON PEOPLE bisa menjadi inspirasi untuk orang tua di Indonesia terutama di kota-kota besar yang aksesnya terhadap narkoba sudah sangat mudah. Karena menurut Bill Cosby menjadi orang tua menuntut dedikasi dari orang tua.
Sewaktu saya menghabiskan waktu remaja dulu di Jakarta, saya bisa melihat bahwa anak-anak yang terjebak narkoba tidak saja datang dari anak-anak yang hubungan keluarganya bermasalah tetapi bisa saja dari keluarga yang kelihatannya baik-baik saja.
Ini beberapa tips untuk orang tua dari Bill Cosby yang menurut saya bagus untuk mencegah anak dari lingkungan yang memasang jeratan narkoba:
Berbagi pengalaman
Orang tua yang bijak berbagi kebijakan yang mereka punya. Orang tua bisa berbagi mengenai keahlian sosial yang anak harus punya untuk mempunyai tanggung jawab. Seoarng anak yang berdisiplin mempunyai keahlian sosial yang lebih baik di dalam hidup dan sekolah.
Didiklah anakmu
Disiplin yang baik adalah kunci untuk menyokong pendidikan dan pembelajaran yang anak perlukan. Kalau anak sudah mempunyai disiplin anak akan sulit untuk tergoda ke hal yang bersifat negatif.
Bedakan disiplin dengan hukuman
Disiplin dengan hukuman adalah sesuatu hal yang berbeda. Disiplin bisa mencakup hukuman tetapi dengan tujuan yang lebih tinggi. Disiplin mencakup cara untuk membentuk sikap anak dalam jangka panjang tidak hanya dalam jangka pendek. Tujuan disiplin yang bagus adalah untuk mengajar anak mempunyai kontrol terhadap dirinya sendiri dan mampu membedakan yang baik dan buruk sehingga bisa menjadi sikap yang mendalam pada diri anak.
Bersikaplah sesuai dengan keinginan kamu untuk anak bersikap
Anak-anak mempelajari sesuatu yang benar dan salah dari memperhatikan sikap orang tua mereka. Kalau orang tua mereka acuh makan begitulah sikap anak mereka. Anak merupakan cermin sikap kedua orang tua. Bertindak mempunyai suara yang lebih keras daripada kata-kata. Jadi kalau ingin anak anda menjadi baik, jadilah role model yang baik untuk anak-anak kamu.
Rendahkan nada suara kamu
Sebagai orang tua kamu harus memperhatikan bahasa yang kamu gunakan di dalam rumah kamu karena rumah mempuinyai 'telinga'.kekanglah teriakan dan nada suara kemarahan. Anak-anak dapat membedakan mana suara yang keras dan bijak.
Dengarlah anak-anakmu
Pikirkan untuk duduk bersama-sama dengan anak-anak dan bertanyalah dengan mereka-dengan ekspresi yang santai- dan dengan pertanyaan yang sangat simple, "apa yang membuat kamu senang?". Mereka akan menjawabnya dengan senang. Dan juga bertanyalah "apa yang membuat kamu tidak senang?", dan kamu bisa berbagi dari situ. Cobalah untuk membuat kegiatan ini menjadi kegiatan rutin setiap harinya.
Beri penghargaan untuk sikap yang baik
penghargaan yang terbaik adalah pujian. Ketika seorang anak sering berbuat kacau, pujilah dia ketika tidak membuat kekacauan dan pastikan sang anak untuk ikut bertanggungjawab ketika dia membuat kekacauan. Saya sepertinya juga jarang mendengar orang tua yang berkata kepada anaknya " kamu hebat deh".
Buatlah hukuman yang sesuai
Hukuman membantu, tetapi janganlah berlebihan, buatlah hukuman sesaui dengan sikap yang dilanggar sang anak. Contoh: Jika sang anak tidak mempunyai cukup tidur karena kemalaman untuk tidur, buatlah hhukuman untuk tidur lebih awal.
Buatlah batasan dengan bijak
Anak-anak perlu batasan untuk melindungi mereka. Batasan memerlukan waktu untuk menjelaskan pelan-pelan ke sang anak dan lakukan berulang-ulang. Dengan repetisi sang anak akan menangkap pesan yang dibuat dan belajar untuk mematuhinya.
Biarkan anak yang beranjak dewasa membuat aturan mereka sendiri
Dengan membiarkan anak yang beranjak dewasa membuat batasannya sendiri, misal jam malam, mereka akan belajar untuk membiasakan diri terhadap batasan. Dan ini juga bentuk partisipasi untuk membuat batasan di dalam rumah.
Konsistensi
Sekali orang tua membuat batasan, terapkanlah itu dengan konsisten. Jangan terpengaruh oleh teriakan anak bila mereka menentangnya. Dalam jangka panjang, sang anak akan menyadari dampak positif yang mereka rasakan.
Nyatakan peraturan dengan kata yang positif
Hindari kata-kata jangan. Daripada berkata "jangan makan itu" lebih baik nyatakan dengan "ada makanan yang lebih sehat dan enak loh".
Berikan anak pilihan
Kita juga bisa memberikan disiplin pada sang anak dengan memeberikan pilihan. Apakah mereka ingin mandi sesuadh atau sebelum makan? Dengan membuat pilihannya sendiri sang anak membuat komitmennya sendiri. Sang anak akan merasa lebih dihargai ketika mereka diberikan pilihan-pilihan dan membuat keputusannya sendiri. Mereka mempelajari kemandirian ketika membuat pilihannya sendiri yang menjadi sangat penting ketika mereka bernajak dewasa. Seorang anak yang bisa memilih untuk membuat keputusan yang kecil pada saat mudanya akan menjadi lebih siap untuk keputusan-keputusan yang lebih besar pada saat mereka beranjak dewasa.
Phew....kalau baca ke 12 tips diatas berat juga yah jadi orang tua. Tapi semuanya akan terbayar ketika sang anak yang merupakan masa depan negara kita bisa menjadi orang-orang yang lebih dewasa dalam berbuat.
NO DRUGS TODAY MATE!!
Ada 9 buah komentar untuk Come On People!!!
http://chaosregion.net
Mudah-mudahan kita bisa melalui dengan baik.
# johan : memang jadi ortu pada jaman sekarang ini sepertinya lebih berat drpd jaman dulu, kalau tdk bisa menyikapi kemajuan jaman susah juga
from Sby
Leave a reply